Semangat Seorang Muslim di Penghujung Ramadan
Tidak terasa kita sudah melewati pertengahan bulan Ramadan. Banyak diantara kita, di awal bulan kita sangat semangat, tapi begitu masuk pertengahan dan akhir, semangat seringkali menurun. Padahal, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam justru mencontohkan hal yang sebaliknya.
Lantas bagaimana kita sebagai seorang muslim seharusnya menghadapi penghujung Ramadan?
1. Sadari Dua Nikmat yang Sering Dilupakan
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam mengingatkan bahwa ada dua nikmat yang sering membuat manusia tertipu atau lalai, yaitu nikmat kesehatan dan nikmat waktu luang. Selagi kita masih sehat dan punya waktu di bulan Ramadan ini, gunakan kesempatan ini untuk meningkatkan ketakwaan kita sampai maut menjemput.
2. Grafik Ibadah Harus Makin Naik
Seharusnya, semakin dekat dengan akhir Ramadan, "grafik" ibadah kita harus semakin meningkat, bukan malah turun karena sibuk persiapan mudik atau baju baru.
Dalam hadits disebutkan,
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: – كَانَ رَسُولُ اَللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا دَخَلَ اَلْعَشْرُ -أَيْ: اَلْعَشْرُ اَلْأَخِيرُ مِنْ رَمَضَانَ- شَدَّ مِئْزَرَهُ, وَأَحْيَا لَيْلَهُ, وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ – مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ
Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa ketika memasuki 10 Ramadan terakhir, beliau mengencangkan sarungnya, menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah, dan membangunkan istri-istrinya untuk beribadah.” Muttafaqun ‘alaih. (HR. Bukhari no. 2024 dan Muslim no. 1174).
3. Amalan Dinilai dari Akhirnya
Dalam hadits disebutkan,
وَإِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالْخَوَاتِيمِ
“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada akhirnya.” (HR. Bukhari, no. 6607)
Yang dimaksud ‘bil khawatim’ adalah amalan yang dilakukan di akhir umurnya atau akhir hayatnya. Sama seperti pertandingan bola, hasil akhirnya sangat menentukan. Jadi, jangan sampai kita semangat di awal tapi loyo di garis finish.
4. Apa Saja yang Bisa Kita Tambah di Akhir Ramadan?
Agar akhir Ramadan kita berkesan dan berpahala besar, berikut beberapa amalan yang bisa seorang muslim lakukan di penghujung Ramadan ini:
Tingkatkan Shalat Malam (Qiyamul Lail): Tidak ada batasan jumlah rakaat untuk shalat malam. Jika biasanya 11 rakaat, kita boleh menambahnya sesuai kemampuan.
Interaksi dengan Al-Qur'an: Perbanyak membaca, menghafal, dan merenungkan maknanya.
Kejar Lailatul Qadar: Hidupkan malam-malam akhir dengan shalat dan doa karena dosanya yang lalu akan diampuni.
I'tikaf: Berdiam diri di masjid untuk fokus beribadah, meskipun hanya sebentar (setengah atau satu jam).
Perbanyak Doa: Ucapkan doa yang diajarkan Nabi:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى
“Ya Allah, Engkau Maha Memberikan Maaf dan Engkau suka memberikan maaf—menghapus kesalahan–, karenanya maafkanlah aku—hapuslah dosa-dosaku–).” (HR. Tirmidzi no. 3513 dan Ibnu Majah no. 3850.)
Zakat Fitrah: Jangan lupa kewajiban zakat fitrah di penghujung Ramadan untuk mensucikan puasa kita dan membantu fakir miskin.
Semoga Allah memberi taufik pada kita untuk memperbanyak do’a dan melakukan banyak kebaikan di bulan Ramadan ini dan juga setelahnya.
📝 Kajian Ustadz Abduh Tuaskial - Khutbah Jum’at : Sudah Akan Masuk Akhir Ramadhan